TV Series

Review: Game of Thrones Season 7 Episode 5-7 (End)

Akhirnya selesai juga season ketujuh Game of Thrones yang penuh dengan ketegangan dan keseruan dan sederet kejutan dalam cerita di dalamnya. Setelah saya mereview Game of Thrones Season 7 episode 1-4, kali saya akan mengulas secara singkat saja Episode 5 sampai tujuh Game of Thrones ini.

Benar-benar season yang cukup sulit ditebak dan sudah mengarah ke akhir-akhir cerita yang akan berlanjut di Season 8 (final) di 2019 mendatang. Review ini mengandung spoiler berat, jadi bagi yang tidak mau ketiban spoiler karena belum nonton dianjurkan untuk tidak melanjutkan membaca review ini.

Episode 5 bermula ketika pasca penghangusan pasukan ribuan pasukan Lannister sepulang dari Highgarden oleh Dothraki dan Naga Drogon yang ditunggangi oleh Daenerys Targaryen. Seperti yang diketahui, Bron berhasil melukai Drogom dengan scorpion bow dan saat Daenerys mencoba melepaskan bow tersebut, Jaime datang menyerang dan Drogon dengan sikap menyembur Jaime, namun beruntung ternyata Jaime didorong dan diselamatkan oleh Bron dan jatuh ke sungai. Entah bagaimana mereka berhasil berenang ke tepian yang cukup jauh, mereka kembali ke King’s Landing dan Jaime memberitahu Cersei sudah terjadi kegilaan yang diakibatkan naga. Pasukan Lannister yang tersisa dipaksa untuk berlutut pada Sang Ibu Naga, dan semuanya menurut kecuali Dickon Tarly dan Randyll Tarly (Kakak dan Ayah Samwell) yang terkenal setia pada Lannister, mereka malah menantang dengan sombong dan bangga jika mereka pengikut setia Lannister yang terhormat. Daenerys segera mengucapkan Dracarys dan burrr! dua orang sombong itu matang dipanggang api naga.

Masih di episode 5, Jon Snow meminta Dany untuk segera membantunya karena White Walkers dengan mayat hidup yang dipimpin oleh Night King sudah semakin dekat. Dany merasa tidak bisa memecah fokus pertempuran menjadi dua. maka Tyrion mengusulkan membuat gencatan senjata dulu dengan King’s Landing dan Tyrion punya ide untuk ‘menculik’ salah satu wight untuk dibawa ke King’s Landing sebagai bukti jika ada ancman besar yang memaksa mereka untuk gencatan senjata. Semuanya setuju walaupub itu sebenarnya ide nekat dan gila. Tyrion pergi ke King’s Landing dan menemui Jaime untuk pertama kali pasca ia kabur dan membunuh ayah mereka. Singkat cerita semuanga paham dan setuju.

Akhirnya dibentuklah “Suicide Squad” yang berangkat ke Beyond The Wall, mereka adalah Jon Snow, Jorah Mormont, Para anggota Brotherhood termasuk Beric, The Hound, Tormund, dan Gendry yang diajak oleh Ser Davos sewaktu mengantar Tyrion ke King’s Landing. Di Epidode 6 terjadilah chaos, ribuan Wight menyerang mereka dan korban berjatuhan, di sini mereka terpojok dan nyaris kalah, beruntung Gendry yang kembali ke Eastwatch memberi tahu yang lainnya untuk meminta bantuan dari Dany. Dua naga terbang ke TKP, Drogon dan Vyserion. Namun naas Vyserion harus tertombak oleh Night King walaupun upaya penyelamatan berhasil dan satu Wight berhasil ditangkap. Jon Snow yang tertinggal dengan mengejutkan diselamatkan oleh Paman Benjen dan Paman Benjen kemungkinan tewas setelah memberikan kudanya pada Jon. Di akhir episode, Vyserion berubah menjadi Ice Dragon dan menjadi milik Night King.

Dan akhirnya season finale tiba, tidak banyak pertempuran di sini namun terasa sangat mendebarkan terutama saat konferensi di Dragonpit, nyaris semua tokoh penting GoT berkumpul dan reuni, termasuk The Hound dan Brienne serta saudaranya The Mountain, Cersei dengan Tyrion serta Bron, dan Theon dengan Euron Greyjoy. Cersei akhirnya bisa melihat naga dengan mata kepalanya sendiri dan terlihat ketakutan. Apa yang menjadi hasil dari rapat tersebut adalah Cersei bersedia gencatan senjata dan mengerahkan pasukan Lannister untuk bertempur melawan Dead Army, itu pun atas bujukan Tyrion. Tapi eh tapi, ternyata itu hanyalah tipu daya Cersei karena ia mengaku pada Jaime ia hanya berbohong. Jaime semakin jijik dan muak lalu ia meninggalkan King’s Landing menuju Winterfell, dan… King’s Landing tiba-tiba turun salju!

Di Winterfell habis sudah riwayat Littlefinger, ia yang selama ini cerdik dan licik saat itu ia malah terperangkap dalam aksi tipu daya Sansa yang bekerja sama dengan Arya dan Bran. Littlefinger “ditelanjangi” soal perbuatan bobroknya selama ini di hadapan orang-orang Vale dan lainnya. Littlefinger menangis dan berulutut memohon untuk diampuni, tapi Arya dengan secepat kilat menebas leher Littlefinger dan akhirnya ‘sengkuni’nya Westeros itu pun wafat. Maksud hati ingin mengadu domba, namun malah buntung.

Identitas Jon Snow semakin terkuak, di mana Samwell datang ke Winterfell dari Citadel dan berniat untuk membantu Jon Snow, dan saat ia berbincang dengan Bran, semuanya terkuak. Sam menemukan fakta dalam sebuah buku di Citadel jika Jon Snow bukanlah anak haram, melainkan anak dari pernikahan resmi antara Rhaegar Targaryen dan Lyanna Stark! Bran segera membuka ‘CCTV’ nya dan memang benar, kemudian nama Asli Jon Snow terkuak, yaitu Aegon Targaryen. Lyanna Stark ternyata tidak pernah diculik, melainkan kabur bersama Rhaegar. Dan Jon Snow adalah pewaris sah tahta besi. Yang artinya, Jon adalah keponakan dari Daenerys Targaryen.

Di akhir cerita, Eastwatch hancur oleh Ice Vyserion yang ditunggangi NK, puluhan ribu mayat hidup bersama white walkers pun terbebas. Bagaimana kelanjutannya?

Well, di season 7 ini memang alur ceritanya sudah mulai mengerucut. mengingat konflik yang bercabang-cabang satu per satu sudah diselesaikan. Konflik yang seharusnya disudahi oleh Dany dengan membumi hanguskan Lannister menjadi terganggu oleh kehadiran white walker. Jumlah episode yang menjadi 7 juga membuat plot semakin ringkas dan mudah dimengerti. Tewasnya Littlefinger menjadi hadiah dan kado terindah bagi para pendukung Stark, tentu saja.

Kita tentunya penasaran akan seperti apa season final nanti, siapa yang akan menang. Kubu manusa? atau white walkers?

  • 2018 atau 2019 gan??

    • Hilman Sky

      2019 gan..

  • vina

    review-game-of-thrones-season-7

    click >>> CLASSMOVIES21.BLOGSPOT.TW