Teknologi

7 Faktor Keberhasilan Samsung Merajai Industri Smartphone

Ambil waktu di masa lalu, katakanlah sepuluh tahun yang lalu di mana Nokia masih menjadi pemimpin pasar di industri mobile. Namun kini Nokia sudah lenyap (meskipun dikatakan telah bangkit tapi belum juga menunjukan tajinya lagi) Samsung selain produsen peralatan elektronik dan alat-alat rumah tangga, kini telah menjadi raja di dunia industri mobile dan merebut julukan ponsel sejuta umat dari Nokia. Meski kini penjualannya menurun, namun tetap saja Samsung masih no. 1 di atas Apple walaupun digempur habis-habisan oleh vendor-vendor asal tiongkok. Apa saja faktor-faktor yang membuat Samsung begitu sukses?

1. Penguatan Brand Produk (Branding Image)

Selain lebih dahulu terjun di industri smartphone dibanding vendor-vendor lainnya, Samsung sejak pertama melakukan penguatan produk agar terlihat berkualitas dan berkelas di mata konsumen. Sebut saja lebih dulu merilis seri flagship terlebih dulu “Galaxy S Series” yang berlanjut ke seri S2 dan seterusnya. Ini membuat konsumen berpikir samsung membuat smartphone flagship berkualitas tinggi dan setelah sukses membuat branding image tersebut, Samsung kemudian mulai menyasar semua segmen pasar dengan merilis smartphone-smartphomn low end dan menengah. Strategi ini sukses dan Samsung kini menjangkau semua segmen konsumen dari menegah ke bawah hingga atas. Berbeda dengan brand sebelah yang hanya menjangkau kalangan atas saja.

2. Spesifikasi dan Build Quality

Orang-orang boleh saja menyebut samsung pelit dalam hal spesifikasi khususnya dalam RAM. Tetapi itu semua demi menjaga kuaitas hardware dan build quality sebuah smartphone itu sendiri. Lagi pula, Samsung selalu up to date dalam menawarkan spefisikasi smartphone terbarunya, khususnya pada segmen high-end dan flagship. Untuk segmen flagship Samsung tidak pernah main-main dalam urusan spesifikasi dan juga build quality yang semaksimal mungkin.

3. Sistem Operasi

Sedari awal, Samsung konsisten dalam mengembangkan sisten operasi (OS) yang dibawa dalam produknya, dalam hal ini Android. Samsung selalu memberikan OS Android terbaru dan UI buatan sendiri agar pengguna nyaman menggunakannya. Tak lupa Samsung juga selalu melakukan update rutin via OTA jika terjadi bug dalam produk-produknya. UI yang ringan (Grace UX) menjadi salah satu smartphone Samsung keluaran terbaru tidak begitu boros RAM. Selain menggunakan Android, kini Samsung juga terus mengembangkan Tizen OS sebagai inovasi baru.

4. Iklan dan Pemasaran

Samsung tak pernah pelit dalam hal menggelontorkan budget untuk biaya pemasaran dan iklan dari produk-produknya, semua itu dilakukan agar promosi produk smartphone-nya dapat terlaksana dengan maksimal. Akan percuma jika produk bagus dan berkualitas tapi tidak mendapatkan promosi dan pemasaran secara besar- besaran. Samsung selalu beruaha untuk mengarahkan kosumen agar tertarik dan mendambakan sebuah smartphone yang berkualitas tinggi dengan hardware yang sudah teruji dan dari brand yang sudah ternama. Samsung juga mati-matian dan sangat masif dalam menjadi sponsor acara olahraga dan sempat menjadi sponsor Chelasea. Startegi ini berhasil karena ini adalah cara untuk menguatkan nama brand di mata para konsumen.

5. Sumber Daya Manusia

Sudah menjadi rahasia umum jika dibalik perusahaan yang sukses terdapat SDM yang hebat di dalamnya. Pun begitu dengan Samsung. Samsung tidak sembarangan dalam merekrut karyawan meskipun itu hanya karyawan yang bertugas merakit saja. Setiap karyawan yang bekerja di Samsung dituntut untuk memberikan kemampuan terbaiknya demi sebuah kualitas yang akan berdampak baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan itu sendiri. Selain itu, jajaran petinggi Samsung juga dikenal sebagai manusia-manusia yang handal dalam bidang teknologi maupun bisnis dengan segala inovasi yang dimiliki. Jika SDM sebuah perusahaan payah, mana bisa maju.

6. Bekerjasama dengan operator seluler dan pesaing

Di negara-negara maju, Samsung sebagai vendor smartphone rajin dalam bekerjasama dengan operator telekomunikasi alias mem-bundling produknya dengan promosi-promosi tertentu. Selain itu Samsung sampai kini masih melakukan kerjasama dengan “musuh abadi” yaitu dengan Apple. Samsung memproduksi beberapa komponen untuk dijual kepada Apple dalam pembuatan iPhone. Oleh karena itulah Samsung dan Apple sering disebut musuh tapi mesra.

Itulah enam faktor mengapa Samsung bisa merajai dunia industri smartphone. Dunia teknologi memang selalu berkembang pesat dan persaingan juga semakin penuh sesak. Siapa yang rajin berinovasi dia akan bertahan, siapa yang terlalu nyaman dia akan terjungkal seperti Nokia.