Review: Taegukgi (2004) Persaudaraan Dalam Perang Korea

Jika berbicara film perang maka nyaris semuanya setuju bahwa Saving Private Ryan karya Steven Spielberg disebut-sebut sebagai film perang terbaik yang pernah dibuat. Kebanyakan film-film perang yang dibuat oleh Hollywood adalah berlatar perang dunia II, tapi rasanya orang-orang banyak yang belum tahu kalau Korea Selatan yang selama ini dikenal sebagai negara penghasil drama televisi dan boyband juga pernah membuat film perang yang luar bisa hebat dan berkualitas. Film yang berjudul lengkap Taegukgi: Brotherhood Of War yang dirilis tahun 2004 itu mempunyai kualitas yang menurut saya bisa dibilang patut disejajarkan dengan film-film perang buatan Hollywood.

Film yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Kang Je Gyu ini berlatar saat Korea dilanda perang saudara, Korea Selatan yang berseteru dengan pecahannya, Korea Utara. Film ini dibintangi oleh aktor-aktor papan atas Korea Selatan, sebut saja Won Bin dan Jang Dong Gun.

Taegukgi mengisahkan dua bersaudara asal Korea Selatan, Lee Jin Tae (Jand Dong Gun) dan adiknya Lee Jin Seok (Won Bin) yang dipaksa untuk ikut berperang dalam perang saudara Korea tahun 1950. Jin Tae yang menyayangi adiknya berusaha mati-matian untuk dapat memulangkan Jin Seok dari medan perang sehingga perhalan Jin Seok muak terhadap kakaknya.

Dari awal film, penonton sudah mulai merasakan emosi yang digaruk-garuk oleh adegan persaudaraan yang kuat antara Jin Tae dan Jin Seok. Dekorasi dan suasana Korea yang masih miskin pasca merdeka dari Jepang saat itu disajikan dengan sangat baik. Taegukgi mengawali filmnya dengan pengembangan karakter dua bersaudara yang terjebak di peperangan dua negara yang sebenarnya masih satu saudara.

Adegan pertempuran begitu membuat saya berdecak kagum, karena memang tidak kalah dengan film-film perang buatan Hollywood. Ledakan, ceceran darah, dan suasana mencekam langsung terasa ketika Jin Tae dan Jin Seok memasuki medan peperangan.  Adegan peperangan dari awal sampai akhir disuguhkan secara sempurna dengan kualitas sinematografi yang maksimal, tidak salah jika film ini disebut sebagai salah satu film korea termahal yang pernah dibuat.

baca juga:  Review: Leon The Professional (1994) Sisi Lain Dari Si Pembunuh Bayaran

Akting Won Bin dan Dong Gun juga berhasil membangun chemistry kakak beradik yang penuh emosional. Betapa Jin Tae berusaha mati-matian untuk melindungi adiknya agar dapat kembali pulang agar dapat memenuhi janjinya bisa membeli sepatu baru seperti yang telah dipaparkan di awal film. Emosi penonton benar-benar diratakan habis ketika tunangan Jin Tae dibunuh oleh pihak Korsel karena suatu alasan, dan membuat Jin Tae terbakar amarah dan dendam yang membabi buta dan menjadikan Jin Tae membelot ke Korea Utara. Ya, benar-benar edan! Karena wanita yang dicintainya, seorang pria bahkan bisa membelot terhadap negara, itulah gilanya cinta. Yang terjadi selanjutnya benar-benar semakin mengaduk-aduk emosi penonton hingga akhir film. Sudah jadi rahasia umum jika film Korea ahli dalam membuat hati penonton baper sampai ke tingkat maksimal.

Taegukgi juga bisa memperlihatkan betapa pelik dan suramnya hubungan Korea Utara dan Selatan bahkan hingga kini.

Taegukgi bukan hanya film perang yang punya banyak aksi peperangan yang penuh ledakan dan kematian yang sadis di medan perang, tapi film yang mengajarkan arti sebuah persaudaraan yang kuat yang tak akan lekang oleh keadaan apapun. Saya tidak bisa membayangkan jika saya berada dalam posisi seperti Jin Tae yang berada dalam posisi sulit karena dari awal sudah gila akan penghargaan dengan berusaha mati-matian memulangkan adiknya. Jika dalam Saving Private Ryan kita bisa melihat kepatuhan dan dedikasi yang sangat tinggi Kapten Miller menjalani tugasnya untuk menyelamatkan Ryan, maka dalam Taegukgi konflik yang dituturkan adalah Jin Tae yang pada awalnya gila penghargaan dengan cara memulangkan adiknya namun berujung pada situasi yang pelik dan runyam di tengah ganasnya medan pertempuran.

baca juga:  Review: Assassin's Creed (2016) Adaptasi Game Yang Bikin Bingung

Di IMDb, Taegukgi memperoleh ratting 8.1 dan sempat berada di jajaran 250 film terbaik sepanjang masa. Taegukgi sendiri adalah nama bendera Korea Selatan.

Film ini mendapatkan banyak penghargaan di ajang internasional dan menjadikannya sebagai salah satu film Korea terbaik sepanjang masa. Skoring musik yang indah menambah film ini menjadi sempurna.

Maka rasanya tak berlebihan jika saya menyebut Taegukgi patut disejajarkan dengan film-film perang terbaik milik negeri paman sam. Kualitas film negeri ginseng ini sangat layak untuk diacungi jempol.

Skor. 8.5/10

Artikel Seru Lainnya:

Comments

  1. By Purnama Wati

    Balas

    • By Hilman Sky

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi