Review: Superman II (1980)


Setelah mendapatkan penerimaan yang luar biasa dengan Superman: The Movie (1978) DC kemudian merilis Superman II di tahun 1980 yang sebenarnya waktu pengerjaannya berbarengan dengan film Superman pertama.Ada yang kontroversial dalam film kedua ini, yaitu dipecatnya Richard Donner sebagai sutradara saat pembuatan filmnya mencapai 75%, Donner dipecat karena berbagai alasan dan salah satunya karena dia dikabarkan tidak satu visi dengan pihak DC dan pembuatan film yang dianggap terlalu lama padahal fans sudah sangat menunggu kelanjutan petualangan dari Superman. Donner digantikan oleh Richard Lester, Lester mengklaim bahwa dirinya telah melakukan pengambilan gambar sebanyak 50% dari total keseluruhan film dan sisanya oleh Donner. Namun pada kenyataannya saat Superman Returns dirilis pada tahun 2006 yang digarap oleh Bryan Singer, Singer meminta bantuan Donner untuk mengedit Superman II agar ceritanya nyambung ke Superman Returns. Dan jadilah Superman II: The Richard Donner cut. Itu membuktikan bahwa memang Donner lah yang berperan besar dalam kesuksesan Superman II. Bryan Singer waktu itu juga mengungkapkan bahwa Superman Returns merupakan kelanjutan dari Superman II, maka Superman III dan Superman IV dianggap tidak pernah terjadi, terlebih Superman III yang disutradarai oleh Richard Lester menghasilkan film Superman yang sangat buruk dan menerima tanggapan negatif.

Superman II memberikan visual effect yang lebih canggih dari film pertamanya dan alur yang sedikit lebih cepat. Tak tanggung-tanggung, DC mempercayakan penulisan naskah kepada penulis novel fenomenal, The Godfather, Mario Puzo. Hasilnya, memberikan cerita yang cukup menarik. Nama Crishtopher Reeve kian melambung berkat film keduanya sebagai anak Krypton tersebut.

Dalam film keduanya ini, Superman (Cristopher Reeve) ¬†harus menghadapi tugas yang sangat berat, selain ancaman Lex Luthor (Gene Hackman) yang kabur dari penjara, Superman alias Clark Kent harus menghadapi tiga penjahat dari planet Krypton sekaligus yang lolos dari penjara dimensi Panthom Zone yang dibuat bersamaan saat Kal-El yang masih bayi dikirim oleh ayahnya. Ketiga penjahat tersebut adalah, General Zod (Terence Stamp), Ursula (Sarah Douglas), dan si tolol Non (Jack O’Halloran). Dalam versi Lester ketiganya menjadi lepas dari Panthom Zone akibat ledakan bom nuklir di luar angkasa yang dibawa Superman dari menara eifel yang sedianya bom tersebut adalah milik para teroris, namun Superman berhasil menyelamatkan banyak nyawa dengan cara melempar bom tersebut ke luar angkasa, sialnya malah terkena ke Panthom Zone dan membuat para penjahat Krypton lepas dan membuat ulah di Bumi. Lex Luthor si ilmuwan sinting yang kabur dari penjara kemudian menyiapkan rencana untuk menghasud ketiga penjahat tersebut dan menawarkan kerja sama. Dalam kisah ini juga diceritakan bagaimana Lois Lane (Margot Kidder) mulai curiga pada Clark Kent kalau Clark Kent adalah Superman. Kisah cinta mereka berdua mewarnai dan menjadi daya tarik tersendiri dalam film ini.

baca juga:  Review: Spider-Man Homecoming (2017)


Harus diakui memang untuk ukuran film tahun 1980 film ini banyak adegan-adegan visual effect yang sulit dilakukan di masanya dan patut diacungi jempol, terlepas itu hasil karya Donner maupun Lester. Adegan pertarungan antara Superman melawan tiga cecunguk dari Krypton di kota dirasakan seru walaupun tidak segila dan selebay adegan pertarungan di Man Of Steel (2013). Rupanya Superman versi original ini masih tahu diri dengan tidak merusak banyak gedung hanya untuk bergulat dengan General Zod. Akting Reeve sebagai Clark Kent yang disebut-sebut sangat amat cocok membuat saya setuju kalau dirinyalah yang layak disebut pemeran Clark Kent/Superman sejati. Satu lagi, Akting Gene Hackman sebagai Lex Luhtor di film kedua ini semakin menjadi-jadi. Begitupun ketiga cecunguk dari Krypton, walaupun tampak konyol mereka bertiga berhasil “menghibur” para penonton dengan tingkah dan ulahnya di Bumi.


Menurut saya film keduanya ini lebih bagus dari film pertamanya bahkan lebih baik dari Man Of Steel. Di tahun 1980 film ini kalah bersaing dengan Star Wars: Empire Strike Back yang menggemparkan itu. Tapi tetap saja Superman II mendapatkan keuntungan yang luar biasa. Film ini kemudian menghasilkan sekuel yang sangat buruk hingga pihak DC memutuskan bahwa Superman Returns adalah sekuel dari Superman II dan Superman III dan IV ceritanya dianggap tidak pernah terjadi atau dianggap berbeda Universe.

Meski meninggalkan banyak plot hole namun versi Richard Donner Cut sedikitnya bisa menambal beberapa lubang plot yang janggal akibat sutradara Richard Lester.

Artikel Seru Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi