Review Movie

Review: Netflix’s Death Note (2017)

Akhirnya adaptasi versi bule itu dirilis juga dan bukanlah sebuah film yang dirilis serentak di bioskop melaikan ‘hanya’ dirilis secara ekslusif melalui layanan streaming berbayar terkemuka, Netflix.

Seperti yang diketahui jika Death Note adalah sebuah karya manga dan anime karya penulis Tsugumi Ohba dan digambar oleh Takeshi Obata dan dirilis pada 2005 lewat majalah manga mingguan Shonen Jump di Jepang. Dan pada saat itu juga Death Note menjadi sebuah karya fenomenal dengan cerita sangat brilian dan jenius. Pada 2006 dibuatlah dua film Live Action Jepang yang dibintangi oleh Tatsuya Fujiwara sebagai Light Yagami dan Kenichi Matsuyama sebagai L, hasilnya dua film itupun mendulang kesuksesan dan pujian, tokoh L yang diperankan oleh Kenichi sangat memorable di hati fans Death Note. Kemudian pada 2015 NTV membuat versi drama series dengan para pemain baru, Masataka Kubota sebagai Light Yagami dan Kento Yamazaki sebagai L, hasilnya meskipun sempat dikritik karena mengubah beberapa karakter namun secara keseluruhan Death Note versi dorama itu pun kualitasnya bisa dibilang lumayan. Lupakan Sekuel Death Note 2016 yang amburadul itu, sekarang mari kita langsung bahas Death Note versi bule.
Sudah menjadi rahasia umum jika sebuah manga atau anime atau game bila diadaptasi oleh para bule pasti selalu mengecewakan, dari itulah saya memasang ekspektasi yang serendah mungkin pada film yang disutradarai oleh Adam Wingard ini. Dikisahkan ada seorang remaja SMA yang bernama Light Turner (Nat Wolff) yang secara tak sengaja ‘dijatuhi’ sebuah buku “Death Note” oleh Dewa Kematian Ryuk (Willem Defoe) buku tersebut apabila ditulisi dengan nama seseorang sambil membayangkan namanya, maka orang itu akan mati. Light pun bertekad untuk membersihkan dunia dengan buku tersebut, dan tentu saja harus berduel otak dengan L (Lakeith Stanfield) kemudian Light menamai dirinya Kira yang dibantu oleh pacarnya, Mia Sutton (Margareth Qualley) versi Misa Amane di universe bule ini.

Kita akan menemukan banyak perbedaan yang signifikan dengan versi Jepangnya, untuk urusan mengubah nama masih dibilang wajar karena ini terjadi di Amerika, bukan di Jepang. Namun soal alur, plot, karakter, hingga ‘pakem’ dari Death Note sendiri semuanya dilanggar dan tidak bisa dibilang bagus. Light yang dikenal dingin dan tenang tiba-tiba menjadi ABG labil khas Amerika yang PDKT ala bule-bule remaja barat dengan Mia, sikapnya yang konyol jelas merusak citra Kira yang sebenarnya. Aturan Death Note pun sedikit diubah dan ditambah yang membuat penonton setia animenya mengerutkan kening, jika di versi originalnya korban Death Note akan mati dengan serangan jantung, maka dalam versi Netflix ini korban akan mati dengan cara yang tak wajar ala Final Destination. Dan yang paling fatal adalah tokoh L, di sini L benar-benar menjadi L paling payah sepanjang sejarah, alih-alih menjadi detektif nomor satu di dunia, namun pada kenyataannya L yang ini mudah sekali marah ketika ia kalah. L dalam versi aslinya adalah orang yang Introvert akut, cerdas, dingin, tenang, aneh dan super jenius sementara dalam versi Laekith Stanfield ini tidak terlihat sedikit pun bahwa ia adalah L selain doyan makan permen dengan akting yang dibuat-buat.

Kembali ke masalah cerita, di sini sungguh benar-benar terasa terburu-buru dengan naskah yang tak karuan. Setiap momen penting Death Note harusnya diperlihatkan secara mendetail di sini malah terasa begitu cepat dan terasa kosong.
Saya tidak peduli pada orang yang tidak mengerti Death Note versi original dengan mengatakab pengkritik film ini adalah wibu, yang jelas meskipun film ini original dan bukan adaptasi dari anime, tetap saja filmnya jelek dan telah melakukan ‘penistaan’ terhadap karya dari Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata.

  • netflix nonton dimana sih? salah satunya penasaran sama film Okja…

    apa harus daftar dan bayar di situs aslinya??

    • Hilman Sky

      pake aplikasi android atau ios. sebulan pertama gratis tapi musti punya credit card atau pake pulsa. tapi gak semua operator bisa.

    • vina

      review-death-note

      click >>> CLASSMOVIES21.BLOGSPOT.TW