Review J-Drama: Death Note (2015)

Anime dan Manga fenomenal karya penulis Tsugumi Ohba dan digambar oleh mangaka Takeshi Obata ini memang tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Setelah sukses besar lewat adaptasi live action pada tahun 2006 dengan dibintangi oleh Tatsuya Fujiwara sebagai Light Yagami dan Kenichi Matsuyama sebagai L, pada tahun 2016 Death Note hadir dengan kelanjutannya dengan judul Death Note: Light Up New World dan rencananya akan difilmkan dalam versi bule alias hollywood. Namun bukan itu yang akan dibahas dalam tulisan ini. Sebelum kita bergerak ke sekuel Death Note terbaru, saya akan mengulas Death Note versi dorama atau serial televisi Jepang yang ditayangkan pada tahun 2015 yang lalu.


Death Note versi dorama tahun 2015 kali ini berjumlah 11 episode disutradarai oleh Inomata Ryuchi dan diadaptasi dari manga Death Note karya Tsugumi Ohba & Takeshi Obata. Jika dalam versi layar lebar karakter Light Yagami diperankan oleh Tatsuya Fujiwara, dalam versi dorama ini aktor Masataka Kubota didapuk untuk memerankan sosok pemuda introvert nan idealis sekaligus sedikit ‘tidak waras tersebut’ Sedangkan sosok iconic jenius L yang dulu diperankan secara apik oleh Kenichi Matsuyama kali ini digantikan oleh aktor muda yang terkenal dan sudah banyak membintangi sejumlah live action manga shoujo, Yamazaki Kento. Berbeda dengan versi layar lebarnya, dalam dorama ini terdapat karakter Near yang adalah seorang perempuan (Dalam anime dan manga Near adalah laki-laki.) Near diperankan oleh Mio Yuki. Misa Amane diperanlan oleh artis gravure yang akan membuat mata laki-laki terbelalak. Dan Yutaka Matsuhige sebagai Shoichiro Yagami alias bapaknya Light Yagami.

Hinako Sano idola gravure yang berperan sebagai Misa Amane

Plot: Secara garis besar, tidak ada yang berubah dalam inti cerita. Light Yagami seorang pemuda yang introvert dan mempunyai idealisme yang tinggi menemukan sebuah buku catatan bertuliskan Death Note milik Shinigami bernama Ryuk. Light menggunakan buku tersebut untuk membunuh para kriminal dan melakukan pembersihan sesuka hatinya. Siapapun yang namanya ditulis dalam death note, dia akan mati. Kepolisian dunia mencurigai hal ini di mana para penjahat di seluruh dunia mati mendadak dengan serangan jantung. Detektif jenius asal Jepang, “L” mencoba memecahkan kasus ini dengan kecerdasannya bersama Shoichiro Yagami (Ayahnya Light Yagami) yang merupakan Polisi yany menyelidiki kasus Kira (sebutan warga untuk pembunuh para penjahat).

baca juga:  Inilah 8 Aktor Pemeran Batman Dari Masa Ke Masa

Light Yagami sedang melakukan “pembersihan” menggunakan Death Note dan disaksikan oleh Ryuk

Beberapa perbedaan karakter jelas sekali terlihat. Yang pertama adalah Light Yagami (Masataka Kubota) dalam versi dorama ini Light merupakan mahasiswa yang suka ngidol alias menonton konser idol grup sambil membawa lightstick, Light mengidolakan Misa Amane. Berbeda dengan Light versi Tatsuya Fujiwara yang merupakan mahasiswa yang jenius dan punya pacar serta tidak mengenal Misa Amane sebelum bertemu. Light Yagami dalam versi dorama ini digambarkan lebih manusiawi, pada saat adegan Light bertemu dengan Ryuk sang shinigami pemilik Death Note, Light ketakutan setengah mati dan kabur. Begitu juga saat dia menuliskan nama pada buku Death Note dan mendengar nama yang ditulisnya di Death Note sudah mati, Light begitu sangat ketakutan.Dalam versi Dorama ini, Light diceritakan sudah tidak mempunyai ibu karena sudah meninggal. Oh iya, adik dari Light yaitu Sayu Yagami yang diperankan oleh Reiko Fujiwara terlihat begitu kawaii dan enak dipandang mata ?.

Karakter Sayu Yagami diperankan oleh Reiko Fujiwara membuat hati saya cenat-cenut ???

Kemudian karakter L yang diperankan oleh Kento Yamazaki saya benar-benar kurang menyukainya, itu bukan seperti L yang saya kenal seperti dalam anime. L yang ini malah terlihat seperti personil boyband. Begitu juga karakter Near yang seperti dipaksakan aktingnya dan dibuat-buat. Mungkin kalau bukan karena akting Masataka Kubota sebagai Light yang cukup baik,Dorama ini akan menjadi hambar.

Karakter L versi Kento Yamazaki terlihat menyebalkan

Secara keseluruhan, cerita dalam Death Note dorama ini terbilang memuaskan karena nyaris sama dengan anime dan manga, tapi tetap tidak bisa mengalahkan film live action layar lebarnya.

baca juga:  5 Film Superhero Yang Sukses Menggondol Piala Oscar

Skor: 7.5/10

Artikel Seru Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi