Fakta Tentang Penayangan Naruto Di Global TV

Penonton dan Naruto lovers di Indonesia bisa menyaksikan serial Naruto secara ‘legal’ dan menggunakan sulih suara Bahasa Indonesia di Global TV. Di Jepang sendiri anime Naruto ditayangkan oleh TV Tokyo dan Pierrot sebagai studio animasi pemegang lisensinya. Di Indonesia Global TV lah yang secara resmi memegang lisensi dan hak siar. Apa saja fakta mengenai penayangan Naruto di Global TV (GTV)? Berikut ulasan singkatnya, beberapa diantaranya seperti yang dilansir dari madeinanime.xyz.

1. Pada awalnya Naruto di Indonesia sempat ditayangkan di Trans TV untuk beberapa episode yang kemudian berpindah ke Global TV pada tahun 2007. Tidak hanya itu, Global TV dan Indosiar pernah menyangkan Naruto secara bersamaan pada tahun 2009. Indosiar menayangkan Naruto episode filler pasca penculikan Sasukse kemudian berlanjut sampai episode awal Naruto Shippuden. Tetapi kembali lagi ke Global saat arc Tim Asuma vs Akatsuki dimulai.

2. Pengisi suara tetap di Global TV adalah Hanna Bahagiana sebagai seiyuu dari Naruto Uzumaki yang memang sangat mirip dengan versi Jepangnya yang disulih oleh Junko Takeuchi. Sementara untuk pengisi suara tokoh-tokoh lainnya selalu berubah-ubah dan tidak tetap.

3. Pada masa awal penayangan di Global TV sempat ada kesalahan dalam dubbing seperti nama “Kakashi” menjadi “Kasashi”, tertukar nama tokoh, “chakra” menjadi “cakura”, “Itachi” menjadi “Madara”, jenis suara yang tidak pas, “sharingan” menjadi “rasengan” dan masih banyak lagi. Namun seiring berjalannya waktu para dubber Naruto di Global TV memperbaiki kesalahannya.

4. Semenjak pertamakali ditayangkan pada tahun 2007 di Global TV. Naruto langsung disambut antusias oleh para pecinta anime, ini membuat Global TV pada waktu itu terpicu untuk menayangkan serial anime lainnya seperti One Piece, Samurai X, Death Note, Eyeshield 21, dll. Namun sayangnya karena aturan ketat dari KPI, anime di Global TV perlahan berkurang dan hanya tersisa Naruto.

baca juga:  Review Film: Kimi No Wa (2016)

5. Sejak pertama kali ditayangkan. Naruto di Global TV sudah beberapa kali berpindah-pindah jam tayang, diulang-ulang, hingga menghilang untuk beberapa waktu lalu muncul lagi. Naruto merupakan anime yang rajin hilir mudik di pertelevisian Indonesia.

6. Alasan Global TV selalu mengulang-ulang episode Naruto adalah: Karena kehabisan stok episode terbaru dari Jepang mengingat Naruto di TV Tokyo hanya tayang satu minggu sekali dan bahkan libur untuk beberapa minggu. Sementara di Global TV tayang setiap hari bahkan satu harinya bisa menayangkan 2-4 episode. Pembuatan dan produksi anime itu sangat lama dan mahal di setiap episodenya, itulah mengapa anime ditayangkan hanya satu minggu sekali, tidak seperti sinetron yang bisa tayang 4 jam dalam sehari.

7. Global TV berkesempatan untuk mengikuti jejak Indosiar yang berhasil menayangkan serial Dragon Ball dari awal sampai tamat selama 10 tahun (1995-2005). Karena sekarang serial anime Naruto sendiri di Jepang sudah tamat di episode 500. Sangat besar kemungkinan Global TV untuk menamatkan Naruto pada tahun ini. Ini artinya, Global TV juga perlu waktu 10 tahun untuk menamatkan serial Anime Naruto (2007-2017).

Artikel Seru Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi