3 Alasan DC Selalu Kalah Dari Marvel Cinematic Universe

Persaingan DC dan Marvel di dunia pefilman semakin memanas dengan dirilisnya Justice League untuk menyaingi Avengers. Namun sayangnya Sejauh ini DCEU belum mampu mengimbangi MCU karena film-film DCEU selalu hujani kritik oleh para kritikus, sejauh ini hanya Wonder Woman yang mendapat tanggapan positif. Sedangkan dari MCU nyaris semua film-filmnya selalu menuai hasil positif bahkan dipuja-puja setinggi langit. Fans DC pun banyak yang geram dengan sikap para kritikus terutama situs rottentomatoes yang dianggap selalu menyudutkan DC dan memuja Marvel habis-habisan. Saya sendiri juga heran kenapa bisa begitu, kritikus rotten rasanya terlalu sensi pada DC semenjak MCU dengan Avengers-nya sukses besar. Tapi mari kita berpikir positif dulu dan mencari alasan yang logis kenapa DCEU selalu menuai kritik negatif sedangkan MCU dipuja-puja.

1. Telat Start

Masalah ini sebenarnya adalah masalah yang serius dari DC Extended Universe (DCEU). Marvel Cinematic Universe sudah memulainya pada 2008 dengan munculnya film Iron Man dan Incredible Hulk, di mana pada tahun itu DC sedang berada di atas angin dengan rilisnya The Dark Knight yang fenomenal itu, DC terlena oleh Batman dan tak mempedulikan semesta yang tengah dirintis oleh Marvel Studios. Pada 2012 Avengers ‘meledak’ dan DC baru saja merilis film terakhir Batman-nya Nolan (The Dark Knight Rises). Tak disangka universe yang dibangun oleh Marvel menuai sukses besar dan di sinilah fans DC mulai ‘gatal’ dan menuntut DC untuk membuat universe sendiri dan segera memproduksi Justice League. Sayangnya, justru DC sudah kalah start dan terpaut 5 tahun dari MCU karena baru memulainya lewat Man of Steel. Karena telat start inilah film-film DCEU akan selalu dibandingkan dengan MCU dan dianggap ikut-ikutan.

baca juga:  Review: Spider-Man Homecoming (2017)

2. Terburu-buru

MCU memulainya secara perlahan dengan membuat satu persatu “film solo” setiap anggotanya terlebih dahulu sehinngga akan menghasilkan penceritaan dan karakter yang solid ketika semuanya berkumpul di Avengers, upaya pembangunan cerita ini yang patut diacungi jempol dari Marvel. Sedangkan DCEU terkasan terburu-buru dan juga lambat serta telat. Langsung mempertemukan Superman dengan Batman, hanya merilis Wonder Woman sebelum Justice League dan semua superhero langsung bertemu di Justice League. Hasilnya adalah cerita yang terkesan terburu-buru dan melompat-lompat karena harus memperkenalkan superhero yang baru satu per satu. Mungkin karena itulah Justice League terkena kritikan.

3. Hati Penonton Sudah Direbut Marvel

Karena MCU hadir duluan dan menuai kesuksesan besar, maka fans nya pun tentu saja sangat banyak dan sudah jatuh hati dengan tokoh-tokoh yang di Marvel Cinematic Universe, itu dikarenakan Marvel Studios sangat rajin dan tidak pelit membuat film-film baru dengan jarak waktu rilis yang ideal. Bandingkan dengan DC yang baru bergerak baru-baru ini, mereka terkenal pelit dalam membuat film, dulu DC cuma bisa mengandalkan Batman dan Superman. Marvel rajin membuat film superhero dari komiknya ditambah dengan para superhero yang saat ini dinaungi lisensinya oleh FOX, penonton akan berpikir betapa bervariasinya dunia Marvel. Padahal superhero DC jumlahnya juga sangat banyak dan karakternya menarik, tapi mereka baru bisa bergerak sekarang dan sudah ketinggalan oleh Marvel.

Itulah 3 alasan kenapa film-film DCEU selalu ditanggapi negatif oleh para kritkus, terutama oleh Rotten Tomatoes. Semoga ke depannya DC mau memperbaiki semuanya sehingga membungkam mulut para kritikus dan fanboys Marvel yang menggila.

Artikel Seru Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi