10 Film Steven Spielberg Terbaik Sepanjang Masa

Sutradara ‘veteran’ Steven Spielberg dianggap sebagai salah satu sutradara terbaik di industri Hollywood. Spielberg yang sudah  dua kali dinobatkan sebagai best director di ajang Oscar sepanjang karirnya telah membuat puluhan film dan satu filmnya juga mendapat best pictures di Academy Awards. Steven Spielberg bukanlah sutradara yang ‘nyeleneh’ seperti Tarantino atau Nolan, film-film Spielberg kebanyakan mainstream namun juga memiliki ciri khas inovatif seperti penggunaan animatronik dan sekalinya menggarap film ber budget raksasa, Spielberg akan membuat film itu sangat detail dan berkualitas

 

Dari sekian banyak film yang digarap oleh Steven Spielberg, saya mempunyai 10 di antaranya yang dianggap terbaik.

10. Minority Report (2002)

Secara alur dan plot, film yang dibintangi oleh Tom Cruise ini memang lurus-lurus saja, namun Minority Report memiliki sebuah kelebihan yaitu nuansa futuristik yang pas, menegangkan, dan tentunya adegan yang sarat dengan aksi. Minority Report mengisahkan tentang dunia masa depan di mana terdapat sebuah lembaga yang dapat mencegah kejahatan sebelum kejahatan itu terjadi dengan menerawang masa depan lewat sebuah mesin. Semua berasal dari sebuah satuan yang bernama Prime Crime. Prime crime sendiri semacam satuan yang bertugas untuk menangkap para kriminal sebelum dia melakukan kejahatan. Namun teknologi tersebut menciptakan sebuah masalah ketika John Anderton (Tom Cruise) mendapati melihat dirinya dari mesin Prime, membunuh seseorang. Yang artinya John harus ditangkap, namun dirinya melarikan diri karena tak merasa akan membunuh seseorang.

9. Empire of The Sun (1987)

Film yang dirilis tahun 1987 ini menjadi sebuah film yang menjadi titik balik karir seorang Christian Bale, dalam film ini Bale masih anak-anak namun ia mampu menunjukan bahwa ia memang punya bakat akting yang luar biasa. Film ini berkisah mengenai seorang anak Inggris bernama James Graham (Christian Bale) dan bagaimana perjalanannya melewati kejamnya Perang Pasifik. Bisa dibilang Empire of The Sun adalah film Steven Spielberg yang sedikit underrated, namun justru merupakan salah satu yang terbaik.

8. ET: the Extraterrestrial (1982)

Film ET adalah film karya Spielberg yang yang femomenal di era 80an, khususnya sebagai film anak-anak yang berpengaruh di dunia perfilman Holiwut. Mengisahkan tentang dua orang bocah yang menemukan alien yang mendarat di Bumi dan kemudian mereka bersahabat dan memulai petualangan tak terlupakan. ET adalah film fiksi ilmiah pertama yang menceritakan persahabatan alien dan anak-anak serta mengubah stigma film alien yang tadinya mengerikan ala-ala Ridley Scott menjadi sebuah film yang family friendly namun juga memiliki nilai cerita yang kuat.

7. Jaws (1975)

Dalam film inilah nama Steven Spielberg mulai mencuat, Jaws adalah film yang inovatif sekaligus fenomenal pada masa itu karena pengunaan hiu animatronik yang terasa sangat seperti asli. Hiu dalam film Jaws jarang ditampilkan namun Spielberg mampu membuat ketegangan yang intens hanya dengan memperlihatkan laut dan kamera sudut pandang dalam ikan hiu itu sendiri. Berkat film ini orang-orang menjadi parno untuk pergi ke pantai dan hiu putih dicap sebagai makhluk paling mengerikan di lautan. Jaws memunculkan beberapa sekuel namun semuanya gagal total, selain bukan Spielberg yang menjadi sutradara, ketiga sekuel tersebut sangat jauh dari kata bagus.

6. Catch Me If You Can (2002)

Duet emas antara Leonardo diCaprio dan Tom Hanks. Catch Me If You Can diangkat dari kisah nyata yang menceritakan seseroang bernama Frank Abagnale Jr (Leonardo Dicaprio) yang masa remajanya dihabiskan untuk menipu dan membobol bank lewat cek palsu yang dibuatnya dan berpura-pura menjadi pilot, pengacara, dan dokter. Semuanya dilakukan sebelum ia berusia 19 tahun. Frank menjadi buronan dan dikejar oleh agen FBI bernama Carl Hanraty (Tom Hanks). Tidak ada action gila-gilaan dalam film ini, semuanya dikemas dengan nuansa ringan namun di sisi lain juga sangat gereget dan berbobot.

5. Jurassic Park (1993)

Sebuah film yang begitu berpengaruh dan menjadi fenomenal yang liar biasa. Spielberg seolah menghidupkan kembali dinosaurus yang telah punah jutaan tahun lalu. Secara konsep Jussasic Park memang tidak original karena merupakan film yang diangkat dari novel karya Michael Crichton, namun Spielberg berhasil membuat imajinasi Crichton menjadi ‘kenyataan’ melalui visualisasi yang terasa seperti sungguhan. Penggunaan animatronik yang sangat detil adalah salah satu kelebihan film ini. Bahkan efek CGI Jurassic World saja belum mampu menandingi betapa terlihat nyatanya animatronik.

4. Indiana Jones and the Last Crusade (1989)

Seri penutup dari trilogi asli Indiana Jones ini termasuk sebagai salah satu film Spielberg terbaik. Petualangan berbahaya nan menegangkan terjadi dalam film yang dirilis tahun 1989 ini. Kisahnya bercerita tentang Indiana Jones (Harrison Ford) yang sedang kabur dari Lao Che, seorang boss kriminal di shanghai bersama dengan short round (shorty) dan penyanyi bernama Willie. Indiana Jones and the Last Crusade kualitasnya melebihi film sebelumnya namun sedikit ada di bawah film pertamanya.

3. Raiders of the Lost Ark (1981)

Film pertama Indiana Jones ini semakin mengukuhkan jika Steven Spielberg adalah bukan sutradara yang sembarangan di masa itu. Membawa Harrison Ford yang saat itu tengah bersinar setelah membintangi Star Wars adalah keputusan yang tepat. Ide ceritanya sendiri ditulis oleh George Lucas (Star Wars). Film ini menceritakan tentang tahun 1936, seorang arkeolog bernama Indiana Jones (Harrison Ford) berada sebuah kuil jebakan kuno di Peru dan mengambil emas. Raiders of the Lost Ark meraih berbagai penghargaan pada saat itu.

2. Saving Private Ryan (1998)

Melalui film perang ini, Steven Spielberg meraih penghargaan sutaradara terbaik untuk kedua kalinya dalam ajang Academy Awards. Saving Private Ryan sampai saat ini dianggap sebagai film perang terbaik sepanjang masa. Film yang dibintangi oleh Tom Hanks ini juga mendapatkan nominiasi Oscar untuk film terbaik.

1. Schindler’s List (1993)

Rasanya memang sulit mencari film yang seperti Schinder’s List di masa kini dan sampai sekarang film tersebut masih dianggap sebagai film Steven Spielberg terbaik. Film yang dibintangi oleh Liam Neeson ini benar-benar nyaris sempurna dari semua aspek, format hitam putih semakin membuat Schindler’s List terasa sangat realistis. Kisahnya sendiri menceritakan tentang Oscar Schindler, pengusaha yang mempunyai pabrik di Jerman saat Nazi membantai Yahudi di perang dunia II. Oskar memanfaatkan tenaga orang Yahudi untuk menjalankan pabriknya agar bisa menghemat biaya karena akan diupah dengan sangat rendah. Lama kelamaan nurani Oskar Schindler tersentuh saat melihat pembantaian Yahudi oleh Nazi, Oskar lantas memasukan orang Yahudi sebanyak-banyaknya untuk bekerja ke dalam pabriknya dengan maksud melindungi mereka. Film ini mendapatkan 7 penghargaan Academy Awards termasuk best picture dan best director.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi