Anime

10 Film Anime Paling Seru dan Terbaik Sepanjang Masa

Industri film anime masih menjadi andalan bagi Jepang yang mana dari dulu telah menelurkan film-film anime berkualitas jempolan dari berbagai genre. Studio Ghibli dan Kyoto Animation menjadi dua studio pembuat anime berkualitas tinggi dan film-filmnya sudah diakui dunia dan mendapat penghargaan, begitu juga dengan studio pembuat anine lainnya. Berikut ini adalah 10 film anime terbaik sepanjang masa. Data-datanya saya ambil dari berbagai sumber dan mungkin akan sedikit bersifat subyektif.

10. A Silent Voice (2016)

A Silent Voice atau berjudul asli Koe no Katachi adalah film anime buatan Kyoto Animation yang dirilis pada 2016. Anime bergenre romance sekaligus persahabatan ini sarat akan pesan moral dan cerita yang berbobot serta karakter yang sulit untuk dilupakan. Koe no Katachi mengisahkan tentang seorang gadis sekolah dasar bernama Nishimiya Shoko yang mengalami ganguan dari pendengarnya (tuna rungu). Suatu saat dia pindah ke sekolah baru, dan saat itu juga dia dibully oleh teman sekelasnya, terutama Ishida Shouya yang selalu membullynya habis-habisan. Ishida menjadi penyebab Nishimiya menderita dan akhirnya ibunya Nishimiya memutuskan untuk memindahkan sekolah Nishimiya. Ishida pun dikucilkan oleh teman-teman sekolahnya karena dianggap menjadi anak yang paling layak disalahkan atas dibullynya Nishimiya. Di situ pula kehidupan Ishida berubah drastis. A Silent Voice menitik beratkan kehidupan Ishida yang merasa bersalah pada Nishimiya. Film ini mendapatkan pujian di seluruh dunia walaupun di Box Office Jepang masih kalah dari Your Name.

9. Children Who Chases Lost Voices (2011)

Merupakan salah satu film anime garapan Makoto Shinkai yang mencoba ‘menyaingi’ film-film Studio Ghibli dengan segala fantasinya. Anime ini dirilis pada 2011 atau tiga tahun setelah Shinkai merilis 5 Centimater Per Second. Menceritakan seorang yang bernama Asuna, seorang gadis yang hidup mandiri karena ibunya sibuk bekerja dan ayahnya sudah lama meninggal, memiliki kebiasaan untuk mencari tempat sepi sebagai pelariannya setelah pulang sekolah. Sebuah radio buatannya di mana ia mengganti diodanya dengan sebuah kristal peninggalan ayahnya selalu menemani dia dalam pelariannya. Kristal ini seringkali menangkap bunyi yang tidak bisa disebutkan dari mana asalnya. Dari kebiasaannya ini akhirnya ia bertemu dengan seorang laki-laki dari Asgard. Film ini mendapatkan ulasan yang cukup positif dan mulai mengukuhkan seorang Makoto Shinkai sebagai salah satu sineas anime terbaik di Jepang.

8. Wolf Children (2012)

Wolf Children adalah film anime buatan Studio Chizu yang sayang untuk dilewatkan bagi kamu yanh mengaku menyukai anime bertema hal magis dan fantasi sekaligus berbalut romance. Wolf Children juga memiliki kualitas animasi dan artwork yang nyaman untuk dipandang. Ceritanya sendiri mengisahkan tentang seorang mahasiswi yang bernama Hana. Suatu hari Hana bertemu dengan seorang pria di kampusnya yang bernama Ookami. Ookami adalah pria yang memiliki kepribadian yang tenang sehingga menjadikan nya sosok yang misterius. Tak lama kemudian Hana pun dalam sekejap langsung jatuh cinta pada Ookami. Apa yang terjadi selanjutnya adalah ternyata Ookami bukanlah manusia biasa melainkan manusia setengah serigala. Terdengar seperti GGS? Tenang saja, ini anime yang mempunyai kualitas cerita yang jempolan, bukan seperti GGS. Wolf Children juga mendapatkan penerimaan yang positif karena memiliki cerita fantasi yang sudah umum namun di sisi lain mampu membuatnya berbeda dari anime fantasi yang lain.

7. My Neighbor Totoro (1988)

My Neighbor Totoro adalah film animasi yang semakin melambungkan nama Hayao Miyazaki dengan Studio Ghibli-nya dan merupakan salah satu film animasi paling berpengaruh di dunia. Karakter Totoro sendiri hingga sekarang menjadi maskot dari Studio Ghibli. Cerita film ini sangatlah ringan dan sederhana. Menceritakan seorang gadis bernama Satsuki dan adiknya Mei yang mengikuti ayahnya, Tatsuo Kasukabe pindah rumah tua di perkampungan yang letaknya dekat dengan rumah sakit tempag ibu Satsuki dan Mei dirawat. Satsuki dan Mei yang memiliki sifat ceria dan polos menjelejahi rumah baru mereka yang ternyata menyimpan misteri hingga akhirnya mereka bertemu dengan Totoro yang membawa mereka ke dalam keseruan yang tak terduga. Kesederhanaan cerita dan karakter Satsuki dan Mei menjadi nilai jual utama film ini plus petualangan seru mereka.

6. Princess Mononoke (1997)

Saat dirilis pada 1997, film animasi garapan Hayao Miyazaki ini berhasil memecahkan rekor sebagau film terlaris di Jepang dan juga film ini tayang hampir di seluruh dunia. bercerita tentang seorang pangeran bernama Ashitaka yang berasal dari suku Emisi. Ashitaka terkena kutukan dari siluman babi bernama Nago di desanya. Ketika mencoba melawan Nago itulah, Ashitaka terluka di lengan kanannya. Dan berdasarkan kata para tetua di desanya, Ashitaka harus melakukan perjalanan ke arah Barat demi melepaskan kutukan tersebut. Nuansa fantasi yang sangat kental dan cerita yang seru dijamin kamu akan puas menonton Princess Mononoke.

5. Howl’s Moving Castle (2004)

Hayao Miyazaki memang tak pernah mengewakan penggamarnya salah satunya adalah pada 2004 Howl’s Moving Castle adalah film anime yang mempunyai cerita yang sangat memukau. Film Studio Ghibli ini berkisah tentang Sophie yang mana adalah pembuat topi berusia 18 tahun yang tidak sengaja bertemu dengan penyihir Howl ketika akan mengunjungi adiknya Lettie. Saat kembali ke rumah, ia bertemu dengan Penyihir dari Waste yang mengubahnya menjadi wanita berusia 90-an dan tidak dapat memberitahukan kepada siapapun mengenai hal tersebut. Petualangan besar, musik yang indah dan karakter yang kuat serta pesan moral jelas menjadi kelebihan dari film ini.

4. Grave of Fireflies (1987)

Film Grave of Fireflies mungkin adalah satu-satunya film anime buatan Studio Ghibli yang tidak mengedepankan unsur fantasi dan tidak bernuansa ceria. Namun bertema anti-perang dan bernuansa sangat sedih. Para kritikus film bahkan menyebut Grave of Fireflies sebagai masterpiece dan sangat menyentuh hati dan menggugah nurani. Tidak sedikit orang-orang menangis setelah menonton film yang disutradarai oleh Isao Takahata ini. Kisah berfokus pada kakak beradik bernama Setsuko dan Seita yang bertahan hidup di tengah ganasnya perang. Film ini seakan memberi pesan jika perang akan menimbulkan penderitaan, kehilangan, kesakitan, hingga ketakutan. Menurut saya ini adalah film studio Ghibli terbaik, namun sayang terlalu sedih. Jadi, siapkan tisu yang banyak saat menontonnya.

3. Your Name (2016)

Makoto Shinkai membuat kejutan yang fenomenal di dunia film anime setelah menghasilkan karya Your Name atau Kimi no Nawa pada akhir 2016 yang lalu dan berhasil memecahkan rekor sebagai film anime terlaris sepanjang masa. Kekuatan anime ini terletak pada kualitas artwork yang tingkat dewa, cerita yang indah dan ditata dengan apik, karakter, dan hampir semua aspek lainnya. Berfokus pada sepasang remaja, Taki dam Mitsuha yang tidak saling mengenal namun tiba-tiba mereka saling bertukar tubuh di tengah perbedaan waktu.

2. Akira (1988)

Akira adalah sebuah film anime yang diangkat dari manga berjudul sama. Akira disutradarai oleh Katsuhiro Otomo yang juga bertindak sebagai pengarang manga nya. Akira disebut-sebut sebagai anime favoritnya Masashi Kishimoto (pengarang Naruto). Mempunyai cerita yang orisinal yang kelak konsepnya ditiru oleh anime dan manga lainnya. Film ini berlatar pada tahun 2019 di kota futuristik Neo Tokyo. Dikisahkan pada tahun 1988 terjadi perang nuklir yang memporak-porandakan Tokyo. Saya tidak akan membeberkan sinopsis lengkapnya supaya kamu penasaran, yang jelas film ini mengedepankan fiksi sains yang sangat kental. Akira juga adalah film anime yang cukup berpengaruh bagi perfilman Hollywood.

1. Spirited Away (2001)

Tidak diragukan lagi jika Spirited Away adalah film anime terbaik sepanjang masa. Karya Hayao Miyazaki ini adalah satu-satunya film anime Jepang yang mampu memenangkan penghargaan Academy Awards. Fantasi tingkat dewa, kualitas animasi yang halus, dan masih banyak lagi kelebihan dari Spirited Away jika harus disebutkan satu per satu. Berkisah tentang gadis berusia 10 tahun yang mengeluh karena ia terpaksa mengikuti kedua orang tuanya pindah rumah. Di perjalanan mereka berhenti di sebuah tempat yang misterius, kedua orang tua Chihiro dikutuk menjadi babi karena makan sembarangan di sana. Chihiro memulai petualangan ‘gila’ dan fantasi tingkat tinggi untuk membebaskan diri dari tempat tersebut sekaligus melepaskan kutukan yang diderita ayah dan ibunya.

Hilman Sky

Seorang penulis novel dan blogger yang mencintai dunia film dan anime

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Wajib diisi